Hilirdesatengah.id-Setiap kali Badan Pusat Statistik (BPS) membuka rekrutmen mitra statistik, minat masyarakat selalu tinggi. Selain tidak mensyaratkan status ASN, pekerjaan ini juga memberikan pengalaman lapangan yang cukup berharga, terutama bagi lulusan baru dan pencari kerja.
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah berapa gaji Mitra BPS. Banyak calon pelamar ingin mengetahui apakah honor yang diterima sebanding dengan tugas yang dijalankan selama kegiatan survei atau sensus berlangsung.
Pada tahun 2026, kebutuhan petugas lapangan kembali meningkat seiring berbagai kegiatan pendataan nasional yang dilakukan BPS. Honor yang diterima mitra pun bervariasi tergantung posisi, wilayah penugasan, dan jenis kegiatan statistik yang diikuti.
Berapa Gaji Mitra BPS Tahun 2026?
Mitra BPS bukan pegawai tetap, melainkan tenaga kontrak yang direkrut untuk kegiatan statistik tertentu. Oleh karena itu, sistem penghasilannya berupa honor kegiatan, bukan gaji bulanan tetap seperti ASN atau PPPK.
Secara nasional, honor Mitra BPS tahun 2026 diperkirakan berada pada kisaran Rp2,8 juta hingga Rp5,5 juta per kegiatan atau per bulan penugasan, tergantung jenis pekerjaan dan wilayah kerja.
Berikut gambaran kisaran honor yang banyak digunakan dalam berbagai kegiatan statistik tahun 2026:
| Posisi Mitra BPS | Estimasi Honor |
|---|---|
| Pencacah Lapangan (PCL) | Rp3,0 juta – Rp4,2 juta |
| Pengawas Lapangan (PML) | Rp3,5 juta – Rp5 juta |
| Koordinator Statistik Kecamatan (Koseka) | Rp4 juta – Rp5,5 juta |
| Petugas Pengolahan Data | Rp1,5 juta – Rp3 juta |
| Survei Rutin Skala Kecil | Rp2 juta – Rp3 juta |
Data tersebut merupakan kisaran yang dapat berbeda pada setiap kabupaten dan provinsi.
Mengapa Honor Mitra BPS Tidak Sama?
Banyak pelamar terkejut ketika mengetahui bahwa honor Mitra BPS di satu daerah bisa berbeda dengan daerah lainnya. Hal ini terjadi karena terdapat sejumlah komponen yang menjadi dasar perhitungan honor.
Selain lokasi penugasan, tingkat kesulitan pekerjaan juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan besaran honor yang diterima petugas.
Beberapa faktor yang memengaruhi besaran honor antara lain:
- Jenis survei atau sensus yang dijalankan.
- Posisi yang ditempati.
- Jumlah target responden.
- Tingkat kesulitan wilayah.
- Kondisi geografis daerah penugasan.
- Lama masa kontrak.
- Standar biaya yang berlaku pada masing-masing kegiatan.
Perbedaan Gaji PCL dan PML
Dalam berbagai kegiatan statistik BPS, posisi yang paling sering dibuka adalah Pencacah Lapangan (PCL) dan Pengawas Lapangan (PML).
PCL bertugas mengumpulkan data langsung dari responden melalui wawancara atau pengisian kuesioner digital. Posisi ini biasanya memiliki jumlah formasi paling banyak.
Sementara itu, PML memiliki tanggung jawab mengawasi pekerjaan beberapa PCL sekaligus, memeriksa kualitas data, serta memastikan seluruh target pendataan selesai tepat waktu. Karena tanggung jawabnya lebih besar, honor PML umumnya lebih tinggi dibanding PCL.
Apakah Mitra BPS Digaji Setiap Bulan?
Pertanyaan ini cukup sering muncul ketika pendaftaran Mitra Statistik dibuka.
Pada umumnya, pembayaran honor dilakukan setelah pekerjaan selesai dan hasil pendataan dinyatakan valid oleh pengawas maupun kantor BPS setempat. Sistem pembayaran dapat berbeda tergantung jenis kegiatan statistik yang berlangsung.
Untuk kegiatan yang berlangsung satu bulan, honor biasanya dibayarkan setelah seluruh target selesai. Sedangkan pada proyek yang berlangsung lebih lama, pembayaran dapat dilakukan sesuai ketentuan masing-masing kegiatan.
Tugas yang Dilakukan Mitra BPS
Besarnya honor yang diterima tentu berkaitan dengan tanggung jawab yang harus dijalankan selama masa kontrak.
Sebagian besar pekerjaan Mitra BPS dilakukan di lapangan dengan menggunakan aplikasi pendataan berbasis smartphone.
Tugas yang umum diberikan antara lain:
- Melakukan wawancara kepada responden.
- Mengumpulkan data statistik.
- Memverifikasi informasi lapangan.
- Menginput data ke aplikasi BPS.
- Melakukan validasi hasil survei.
- Menyusun laporan kegiatan.
- Menjaga kerahasiaan data responden.
Apakah Mitra BPS Cocok untuk Fresh Graduate?
Banyak lulusan baru menjadikan Mitra BPS sebagai pengalaman kerja pertama. Selain mendapatkan penghasilan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman dalam pengumpulan data, komunikasi lapangan, dan pengoperasian aplikasi statistik.
Pengalaman tersebut sering menjadi nilai tambah ketika melamar pekerjaan lain, terutama pada bidang administrasi, penelitian, survei, pemasaran, dan pengolahan data.
Tidak sedikit peserta yang mengikuti rekrutmen Mitra BPS secara berulang karena jadwal kegiatan statistik berlangsung hampir setiap tahun dengan jenis survei yang berbeda-beda.
Pendapatan Tambahan yang Jarang Diperhatikan Pelamar
Ketika membahas gaji Mitra BPS, perhatian biasanya hanya tertuju pada nominal honor yang diterima. Padahal ada manfaat lain yang sering menjadi alasan banyak orang kembali mendaftar.
Beberapa kegiatan statistik memberikan pelatihan sebelum petugas turun ke lapangan. Pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, wawancara, serta penggunaan aplikasi digital.
Selain itu, sertifikat pengalaman dari kegiatan statistik nasional sering menjadi nilai tambah dalam portofolio kerja, khususnya bagi lulusan baru yang belum memiliki banyak pengalaman profesional.
Cara Mengetahui Besaran Honor Sebelum Mendaftar
Besaran honor biasanya diumumkan bersamaan dengan informasi rekrutmen atau saat proses pembekalan petugas.
Untuk memperoleh informasi yang lebih akurat, langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Memantau pengumuman BPS kabupaten atau kota.
- Melihat informasi pada rekrutmen Mitra Statistik.
- Menghubungi kantor BPS setempat.
- Mengikuti akun media sosial resmi BPS daerah.
- Memeriksa rincian kegiatan saat seleksi berlangsung.
Karena setiap kegiatan memiliki anggaran berbeda, nominal honor pada satu survei belum tentu sama dengan survei lainnya.
Kegiatan Statistik dengan Honor Relatif Lebih Besar
Tidak semua kegiatan BPS memiliki nilai honor yang sama. Survei skala kecil biasanya memberikan honor lebih rendah dibanding sensus nasional yang melibatkan target responden dalam jumlah besar.
Beberapa kegiatan yang umumnya menawarkan honor lebih tinggi meliputi:
- Sensus Ekonomi.
- Sensus Pertanian.
- Pendataan Wilayah Kerja Statistik.
- Survei nasional berskala besar.
- Kegiatan pendataan khusus dengan target luas.
Besarnya target dan tanggung jawab yang lebih tinggi membuat kegiatan tersebut memiliki nilai honor yang lebih kompetitif dibanding survei rutin biasa.
FAQ
Berapa gaji Mitra BPS tahun 2026?
Secara umum berkisar antara Rp2,8 juta hingga Rp5,5 juta tergantung posisi dan wilayah penugasan.
Apakah Mitra BPS termasuk ASN?
Tidak. Mitra BPS merupakan tenaga kontrak yang direkrut untuk kegiatan statistik tertentu.
Gaji PCL dan PML apakah sama?
Tidak. Honor Pengawas Lapangan (PML) biasanya lebih tinggi dibanding Pencacah Lapangan (PCL) karena tanggung jawabnya lebih besar.
Apakah Mitra BPS mendapat gaji bulanan?
Tidak selalu. Pembayaran honor mengikuti ketentuan masing-masing kegiatan statistik dan umumnya diberikan setelah pekerjaan selesai atau target tercapai.
Apakah lulusan SMA bisa menjadi Mitra BPS?
Pada beberapa kegiatan statistik, lulusan SMA atau sederajat dapat mendaftar selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh BPS setempat.
Minat terhadap Mitra BPS terus meningkat karena menawarkan kombinasi antara pengalaman kerja dan penghasilan tambahan. Meskipun bukan pekerjaan tetap, honor yang diterima cukup menarik untuk kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu.
Besaran gaji Mitra BPS pada akhirnya sangat bergantung pada jenis survei, wilayah kerja, serta posisi yang ditempati. Karena itu, informasi resmi dari BPS setempat tetap menjadi acuan utama sebelum mengikuti proses pendaftaran.